Oleh : Sulur Joyo Sukendro,  Hanif Pandu Suhito, Muhammad Sholihuddin

Dalam penyelenggaraan praktik kedokteran, setiap dokter dan dokter gigi wajib mengacu pada standar, pedoman dan prosedur  yang berlaku sehingga masyarakat mendapat pelayanan medis secara profesional dan aman. Sebagai salah satu fungsi pengaturan dalam Undang-Undang Praktik Kedokteran yang dimaksud adalah pengaturan tentang rekam medis. Pengelolaan  rekam  medis yang baik, benar dan sesuai standar berdasarkan Peraturan  Menteri Kesehatan No. 269 Tahun 2008 tentang rekam  medis, telah menjadi perhatian utama bagi pengelola sarana pelayanan kesehatan di Indonesia dalam kurun dasawarsa terakhir ini. Rekam medis memiliki nilai tinggi untuk kepentingan administratif, hukum, financial, penelitian/riset, pendidikan, dan dokumentasi. Dengan demikian aspek ketersediaan dan aspek kelengkapan pengisiannya harus diperhatikan mengingat rekam medis mempunyai manfaat utama sebagai dasar dan petunjuk untuk merencanakan dan  menganalisa penyakit serta merencanakan pengobatan, perawatan seorang pasien.

Pentingnya pengelolaan data rekam medis pasien gigi Baca Lanjutannya…

Di sadur dari : Hanif Pandu Suhito,SKM,MT

Salah satu unsur utama dalam sistem pelayanan kesehatan yang berkualitas adalah tersedianya pelayanan medis oleh dokter dan dokter gigi dengan standar kualitas yang terpelihara sesuai dengan amanah Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran. Dalam penyelenggaraan praktik kedokteran, setiap dokter dan dokter gigi wajib mengacu pada standar, pedoman dan prosedur  yang berlaku sehingga masyarakat mendapat pelayanan medis secara profesional dan aman. Sebagai salah satu fungsi pengaturan dalam Undang-Undang Praktik Kedokteran yang dimaksud adalah pengaturan tentang rekam medis.

Rekam medis memiliki nilai tinggi untuk kepentingan administratif, hukum, financial, Baca Lanjutannya…

Saat ini belum ada sistem informasi rekam medis gigi yang dapat dihubungkan dengan sistem yang lebih besar sesuai standar nasional. Sehingga  diperlukan suatu rancangan  sistem pendukung keputusan  (odontogram) sebagai rekam medis pasien gigi dan sarana identifikasi manusia.

Pada kejadian peperangan, terorisme, kasus kejahatan kriminal, kejadian orang hilang, bencana maupun kecelakaan transportasi menimbulkan korban tidak dikenal sehingga perlu diidentifikasi. Identifikasi manusia dilakukan dengan melakukan pemeriksaan berdasarkan beberapa metode identifikasi, diataranya identifikasi secara medis, identifikasi gigi, serologi forensik (DNA) dan sidik jari. Pada kasus korban tanpa identitas atau anggota tubuh terbakar, membusuk dan kondisi tinggal tulang maka identifikasi gigi dapat digunakan sebagai alternatif. Informasi gigi yang lengkap dapat diperoleh dari data rekam medis gigi sesuai standar.

Standar rekam medis kedokteran gigi Baca Lanjutannya…

Terlalu banyak larangan di Facebook hanya untuk memberikan/bersedekah materi untuk teman-teman perawat gigi dan orang lain. Dihalaman pribadi yang sudah lama kurang terawat ternyata lebih nyaman. Home sweet home.

Materi ini saya susun berdasarkan  GBPP MK Konsep Asuhan Keperawatan Gigi dan Mulut 1,2 dan MK Pelayanan Asuhan Keperawatan Gigi dan Mulut Indvidu. Diagnosa Keperawatan Gigi yang saya tampilkan adalah hasil kesepakatan di kalangan Dosen MK serumpun yang difasilitasi Forkom JKG se-Indonesia. Materi Diagnosa Keperawatan Gigi sampai saat ini (16 Juli 2013), masih  menjadi materi baru dan menjadi bahan diskusi di ranah pelayanaan khususnya dalam hal penggunaan di lapangan. Saya sendiri masih dalam rangka uji coba dan mencari  bentuk penyempurnaan yang efektif di kalangan pendidikan khususnya pada saat pelayanan di klinik. Saya tahu di beberapa sarana pelayanan diantaranya (katanya) Klinik Gigi/Perawat Gigi RSCM menjadi/melakukan uji coba konsep dokumentasi asuhan keperawatan gigi. Tetapi saya berpikir tidak ada salahnya saya mencoba share karena ada beberapa teman di sarana pelayanan lain yang meminta/bersedia melakukan ujicoba untuk hal yang sama.

Silahkan download untuk materi Asuhan Keperawatan Gigi dan Mulut

Untuk rekam medis / catatan  odontogram saya tetap menyarankan standar yang sudah disepakati dari Kemenkes meskipun masih ada beberapa kode yang menjadi catatan untuk kesempurnaan dan perlu kesepakatan dari profesi terkait dibidang kesehatan gigi (dokter gig, perawat gigi, tekniker gigi) di Indonesia. Kode yang digunakan sementara masih dalam penyempurnaan dan pengembangan berkelanjutan. Berdasarkan hasil Tesis S2 Simkes saya dan dilanjutkan/dikembangkan oleh Tesis S2 Komunikasi teman, saat ini dalam bentuk digital rekam medik gigi elektronik telah digunakan di seluruh puskesmas di Kota Semarang (telah saya publikasikan dalam Forum Informasi  Kesehatan Indonesia/ FIKI 2013).

Silahkan download untuk procceding terkait FIKI 2013 tentang Odontogram

“Tak ada gading yang tak retak”, masukan dan saran silahkan ke sulurjs[at]gmail.com

Oleh: sulur | 6 Februari 2010

UKGMD MANDIRI

Pembangunan kesehatan merupakan bagian terpadu dari pembangunan nasional yang antara lain mempunyai tujuan untuk mewujudkan bangsa yang maju dan mandiri serta sejahtera lahir dan batin. artikel selengkapnya.   percobaan workshop……

Oleh: sulur | 6 Februari 2010

PENGANTAR INTERNET

Internet adalah singkatan dari Interconnection Network yang secara harfiah berarti hubungan antar jaringan komputer (network). Sedangkan network sendiri diartikan sebagai suatu sistem komunikasi data antar komputer. Contoh jaringan komputer yang paling sering kita temukan misalnya LAN (Local Area Network) yang menghubungkan komputer-komputer yang berada dalam suatu areal atau lokasi tertentu seperti kantor, sekolah, perusahaan, warnet, dan lain-lain.  Baca Lanjutannya…

Oleh: sulur | 13 Mei 2009

Domain alias….. nama lain …….

Domain alias adalah barisan angka suatu identitas website, Kesulitasn manusia adalah menghafal sejumlah barisan angka sehingga dibuatlah nama pengganti atau domain alias untuk memudahkan manusia mengingat nama website yang dikehendaki. Sistem penamaan domain istilahnya adalah DNS. DNS (Domain Name System, bahasa Indonesia: Sistem Penamaan Domain) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surat elektronik (email) untuk setiap domain. Baca Lanjutannya…

Oleh: sulur | 28 April 2009

TCP/IP = Alamat komputer…….?

Dalam jaringan komputer dikenal dua tipe alamat IP yaitu public dan private. Alamat umum diberikan oleh Internet Service Provider (ISP) untuk berhubungan ke Internet. Bagi host di dalam organisasi yang tidak memerlukan akses langsung ke Internet alamat IP yang tidak menduplikasi alamat umum yang sudah diberikan masih tetap dibutuhkan. Untuk memecahkan persoalan alamat ini, para disainer Internet mencadangkan suatu bagian dari ruang alamat IP dan menamai ruang ini sebagai ruang alamat pribadi. Suatu alamat IP pada ruang alamat pribadi tidak pernah diberikan sebagai alamat umum. Alamat IP di dalam ruang alamat pribadi dikenal sebagai alamat pribadi atau Private. Dengan memakai alamat IP pribadi, pemakai dapat memberikan proteksi dari para hacker jaringan. Karena alamat IP pada ruang alamat pribadi tidak akan pernah diberikan oleh Internet Network Information Center (InterNIC) sebagai alamat umum, maka route di dalam Internet router untuk alamat pribadi takkan pernah ada. Alamat pribadi tidak dapat dijangkau di dalam Internet. Baca Lanjutannya…

Oleh: sulur | 2 April 2009

Facebook

Banyak orang kena demam facebook …… Anak muda, orang tua, ibu rumah tangga. profesional muda, profesional tua, dlll. Semua seperti di perbudak untuk melakukan update kegiatan setiap waktu, baik pagi…..siang…. malam….. Memang menu di facebook lebih mudah untuk melakukan update dibandingkan frienster…. tetapi ada kelemahan di facebook yaitu kita menjadi malas untuk membaca literatur yang panjang…. atau literatur lengkap. Mungkinkah…. ini tanda-tanda runtuhnya kegemaran membaca dan menulis……..

Oleh: sulur | 11 Desember 2008

internetcholic

Lucu kadang melihat teman-teman berkoneksi internet ria di kampus Pasca Undip. Memang tawaran koneksi yang cukup murah 60rb selama pendidikan atau selama 2 tahun. Tetapi kadang tampak berlebihan manakala mereka juga melakukan koneksi saat dosen sedang memberikan materi.

Apa boleh buat memang kendala di Indonesia adalah dukungan sarana komunikasi masih mahal. Pemerintah belum bisa memberikan dukungan teknologi yang murah bagi penduduk Indonesia. Dukungan teknologi murah/terjangkau dan up to date akan menjadi daya ungkit bagi pembangunan masyarakat dan Indonesia pada umumnya.

Murah-terjangkau… itu kata yang tepat,  masyarakat diajak berpikir bahwa tidak semua hal menjadi GRATIS.  Murah tidak berarti GRATIS.  Murah bisa berarti terjangkau.

Kapankah pemerintah akan menyediakan sarana teknologi yang terjangkau bagi masyarakat…? kapan….kapan…….. ?

Older Posts »

Kategori