Oleh: sulur | 29 Juli 2008

Kesehatan Gigi Anak

Apa yang dikonsumsi anak akan mempengaruhi kesehatan giginya. Terlalu banyak karbohidrat, baik gula (misalnya, kue, permen, susu, makanan dan minuman manis lainnya) maupun tepung-tepungan (misalnya keripik kentang atau singkong) dapat mengakibatkan pengeroposan gigi. Seberapa lama karbohidrat menempel pada gigi adalah penyebab utama pembusukan gigi. Hal terbaik yang Anda dapat lakukan sebagai orang tua adalah untuk mengajarkan anak Anda untuk memilih makanan sehat. Berikut adalah beberapa contoh makanan yang baik untuk gigi dan beberapa tips lainnya:

  • Buah dan sayuran: tawarkan buah-buahan atau sayuran sebagai makanan selingan. Buah-buahan yang mengandung kadar air yang tinggi seperti semangka, melon, apel dan pepaya adalah pilihan yang terbaik. Batasi konsumsi pisang karena mengandung kadar gula yang tinggi. Sebaiknya setelah memakan pisang, anak langsung menggosok gigi.
  • Hindari makanan yang lengket seperti permen, madu dan lainnya yang mudah menempel pada gigi serta sulit dibersihkan. Apabila mengkonsumsi makanan tersebut, sebaiknya segera menggosok gigi.
  • Berikanlah makanan manis sebagai makanan pencuci mulut setelah makan. Biasanya pada waktu makan, produksi air ludah lebih banyak sehingga makanan dapat lepas dari gigi. Minum pada saat makan juga membantu membersihkan gigi dari sisa-sisa makanan.
  • Jangan biasakan anak untuk ngemil atau jajan. Frekuensi jajan jauh lebih penting dibandingkan jumlah asupan. Waktu diantara jam makan memungkinkan air ludah untuk membersihkan sisa-sisa makanan di gigi yang menjadi tempat bakteri berkembang. Dengan sering jajan, tanpa membersihkan gigi setelahnya, membuka kesempatan bagi bakteri untuk berkembang, yang kemudian membentuk plaque yang mengakibatkan pembusukan gigi. Usahakan untuk membatasi jajanan hingga 2 kali dalam satu hari dan gosoklah gigi setelah mengkonsumsinya.
  • Hindari makanan bergula yang menempel pada gigi. Permen, lollipop, dan permen pedas lainnya juga dapat merusak gigi karena lengket pada gigi.
  • Belilah makanan yang bebas gula dan tidak menggunakan pemanis.
  • Janganlah memberikan susu formula, jus atau minuman bersoda pada saat menidurkan anak. Apabila anak Anda memerlukan minum pada saat tidur, berilah air putih.
  • Tawarkan anak anda minum air putih. Jus, soda bahkan susu mengandung gula. Air tidak merusak gigi dan dapat membersihkan sisa makanan pada gigi.
  • Pastikan asupan kalsium anak cukup agar giginya kuat. Sumber kalsium yang baik adalah susu, brokoli dan yogurt.
  • Apabila anak anda suka memakan permen karet, pilihlah permen karet yang mengandung pemanis xylitol atau yang bebas gula. Xylitol terbukti mengurangi jumlah bakteri didalam mulut, dan gerakan mengunyah meningkatkan air ludah dalam mulut.
  • Gunakanlah produk pasta gigi yang mengandung fluoride, bersihkan dan gosoklah gigi anak anda setiap hari. Cara terbaik untuk mencegah kerusakan gigi adalah untuk menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride. Fluoride akan menyusup masuk diantara gigi dan mencegah kerusakan pada gigi. Sikatlah gigi anak anda setidaknya dua kali setiap hari atau apabila memungkinkan setelah setiap kali setelah jajan. Tapi ingat, gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride untuk anak yang sudah bisa membuang pasta dari dalam mulut.
  • Jangan lupa menyikat gigi anak anda setelah memberikannya obat. Obat-obatan seperti obat batuk mengandung gula yang oleh bakteri di dalam mulut digunakan untuk memproduksi asam. Asam akan merusak enamel – lapisan pelidung gigi yang paling luar.
  • Kunjungilah dokter gigi secara teratur. Umumnya dianjurkan untuk memeriksakan gigi anak mulai usia 1 tahun atau dalam kurun waktu 6 bulan sejak gigi pertama tumbuh. Kunjungan ke dokter gigi secara teratur juga akan mendeteksi kerusakan atau masalah perkembangan gigi sejak dini.

(The cliveland clinic Dept of dentist tree)


Responses

  1. info yg bermanfaat, thanks …:)

  2. tolong di refresh materi postingnya om sulur. kalao bisa mengenai media pembelajaran. okey!!!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: